Kepala Staf Keperesidenan : Seluruh Warga Negara Miliki HAK Untuk Di Vaksinasi, Ungkap- Moeldoko

Sr Sehat - semua warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk melakukan vaksin dan tidak ada diskriminasi terhadap hal itu.



    Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan bahawa semua warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk melakukan vaksin dan tidak ada diskriminasi yang dilakukan negara terhadap masyarakat yang belum memperoleh vaksin.


    “Semua warga negara memiliki hak yang sama untuk vaksin, red,” kata Moeldoko ketika melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran


    Ketidakmerataan itu, kata Moeldoko, diakibatkan oleh keterbatasan vaksin yang belum bisa disebarkan secara masif kepada masyarakat umum. Bukan karena adanya diskriminasi.

    Ia mengatakan keterbatasan vaksin lantas mengakibatkan pemerintah harus menentukan pilihan terkait daerah mana yang akan menerima vaksin terlebih dahulu.

    Terdapat beberapa pertimbangan, kata Moeldoko, yang dilakukan pemerintah sebelum menentukan wilayah yang akan divaksin, salah satunya tingkat perekonomian di wilayah tersebut.

    “Awalnya ada wilayah aglomerasi yang menjadi target, karena itu sektor ekonomi yang cukup tinggi,” ucapnya.

    Ada pun yang dimaksud dengan wilayah aglomerasi adalah kawasan perkotaan atau kabupaten yang saling terhubung dalam kesatuan wilayah. Kawasan ini merupakan tempat pergerakan masyarakat untuk beraktivitas.

    Guna menanggulangi ketidakmerataan vaksin, kata Moledoko, pemerintah telah mengambil berbagai langkah cepat sebagai upaya meningkatkan jumlah vaksinasi di Indonesia.


    bahwa Indonesia akan menerima 70 juta vaksin pada bulan September 2021, sebanyak 40 juta vaksin pada bulan Oktober 2021, 35 juta vaksin pada bulan November 2021, dan lebih dari 38 juta vaksin pada bulan Desember 2021.