Asupan Gizi usia 6 - 12 tahun yang harus terpenuhi

Sr- Sehat - Makanan dengan gizi yang seimbang sejak dini membantu proses tumbuh kembang anak lebih maksimal di kemudian hari nanti.Mulai dengan nasi lunak, lauk, buah-buahan dan sayuran, seperti bayam, wortel, jagung.



    Hasil SEANUTS menunjukkan bahwa lebih dari setengah anak-anak Indonesia di perkotaan dan pedesaan tidak memenuhi kebutuhan gizi untuk energi, kecuali anak-anak perkotaan kelompok umur 0,5 hingga 0,9 tahun yang hampir mencapai 50%. Ketika anak-anak tumbuh dewasa, mereka lebih rentan mendapatkan asupan energi yang lebih rendah.


Pastikan anak mendapat kecukupan gizi dengan memberikan menu bergizi seimbang. Misalnya, pada menu utama terdapat lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan.

Protein

Protein merupakan salah satu unsur pembangun. Asupan protein yang tidak mencukupi, terutama dalam jangka panjang, mengakibatkan stunting dan/atau thinning (10). Di Indonesia, 45 hingga 74% anak-anak yang tinggal di pedesaan dan 28 hingga 57% dari anak-anak yang tinggal di perkotaan mendapatkan asupan protein di bawah AKG (5).

Kalsium

Zat-zat gizi esensial  terdapat seperti zat besi, kalsium, dan vitamin, sangat diperlukan oleh tubuh agar mempunyai berfungsi dengan normal. Zat nutrisi mikro tersebut tidak dapat cerna oleh tubuh atau hanya diproduksi dalam jumlah kecil, sehingga harus didapatkan melalui makanan. Vitamin D dan kalsium penting untuk perkembangan tulang dan gigi.

"Hindari makanan selingan yang kaya karbohidrat sederhana, seperti cokelat, permen, minuman manis, es krim, karena kurang mengandung zat gizi, mudah merusak gigi, serta mengganggu nafsu makan," saran dr. Ingka Nilawardani, MGizi, Sp.GK dari Brawijaya Woman and Children Hospital Jakarta.